Sabtu, 05 Mei 2012

FF MyungYeol "When You Aren't On My Side part 1"



Author : Didi_yeolliepop
Title : When You Aren't On My Side
Genre : Sad Romance (maybe ^^v)
Rating :General
Main Cast : Lee Sungyeol (Infinite), Park Ji Ae, Kim Myungsoo (Infinite),
Support Cast :  Bang Min Ah (Girls Day)

When You Aren't On My Side part  1


>>Park Ji Ae POV
 Kau tau hal apa yang paling menyakitkan saat kau menjalin sebuah hubungan ?? Yaitu,, saat kau tau orang yang paling kau sayangi samasekali tidak mencintaimu.....

Aku terdiam  membaca kalimat itu, komik yang dari tadi ku pegang terlepas dari tanganku. Jinjjayo ?? Apa itu benar-benar menyakitkan? Ku lirik foto Sungyeol Oppa yang terpajang di atas meja kecil milikku. Foto itu sedikit kurang bagus karna  aku mengambilnya secara diam-diam saat  istirahat di kantin. Sungyeol Oppa, apa kalau aku menjalin hubungan denganmu aku akan merasakan hal seperti itu ?

---
Aku menguap beberapa kali di depan halte, huaammm, rasanya mengantuk sekali. Ku lirik seorang namja yang berdiri di sampingku, wajahnya setengah mengantuk.Omo, jantungku hampir saja melompat keluar. Sungyeol Oppa... Bagaimana bisa dia ada disini ? Apa dia tinggal di sekitar sini ?? O.o

"Ya, Sungyeol-ah, aku kan sudah bilang untuk menungguku, kenapa kau pergi begitu saja." Myungsoo, teman dekatnya memukul pundaknya pelan.

"Ya, kenapa kau manja sekali, apa aku ini namjachingumu ?" Sungyeol menatapnya sinis.

"Geurae,  Oppa, Yeollie Oppa, aku kan sudah bilang untuk menungguku, kenapa Oppa pergi begitu saja?" Myungsoo memukul-mukul pundak  Sungyeol dengan ekspresi manja.

Tiba-tiba Myungsoo melihat ke arahku, Myungsoo langsung menghentikan  aksi "perang-perangannya" dan menunduk malu.

"Wae geurae?" tanya Sungyeol  menatapnya heran.

"Ani.." Myungsoo menggeleng pelan lalu kembali melirikku. Aku cepat-cepat menoleh ke  depan.

"Yeoja itu, bukankah adik kelas kita?"  Aku mendengar Myungsoo berbisik pada Sungyeol.

"Jinjja? Bagaimana kau bisa tau?" Sungyeol menjawab dengan ekspresi takjub. Terdengar  jelas dari suaranya.

"Tentu saja aku tau, lihat seragam sekolahnya, itu seragam sekolah kita. Pabo." ujar Myungsoo. 

"Haha, kau pikir dirimu pintar??? Oh, busnya sudah datang. Kajja!!" Sungyeol Oppa langsung menarik tangan Myungsoo dan naik ke atas bus.

Myungsoo kembali melirikku, kali ini dia tersenyum tipis.
"Kau tidak naik?" tanyanya.

"Aku akan naik." ujarku membalas senyumnya.




>>Myungsoo POV
 Aku menyilahkan yeoja itu lebih dulu naik ke dalam halte, kulirik  tag namanya. Park Ji Ae. Nama yang bagus. Ini sebuah kebetulankah ? Bertemu dengannya di pagi hari yang cerah ini. Aku tersenyum. Aku teringat pertemuan pertama kami di tangga sekolah, mungkin dia tidak mempedulikanku, tapi aku tertarik dengan sikapnya yang tenang dan lembut itu dan sangat sulit bagiku bertemu dan melihatnya dari dekat seperti ini.

"Ya! Palliwa, apa kau ingin berdiri di situ sampai malam?" Teriakan Sungyeol menyentakkanku.

"Oh, ania." ujarku lalu cepat-cepat naik. Bus melaju perlahan.

Yeoja itu berdiri dengan tangan menumpu pada pegangan bus. Sungyeol bergerak mendekatinya.

"Anyeong..." sapa Sungyeol.

Yeoja itu menoleh ke samping dan melihat Sungyeol dengan ekspresi sedikit terkejut.

"Ne, anyeong." Ji Ae cepat-cepat menundukkan wajahnya. Aku tersenyum, dia pemalu sekali.

"Kau mengenalku.?" tanya Sungyeol. Yeoja itu mengangguk pelan.

"Jinjja? Wah, ternyata aku cukup terkenal juga di sekolah." Sungyeol tersenyum. Yeoja itu ikut tersenyum.

"Ya! Kau terlalu narsis. Semua siswi di sekolah kita mengenalmu karna kau playboy." aku memukul pundaknya pelan.

"Aish, gotjimal.Apa wajahku terlihat seperti playboy?" tanya Sungyeol pada yeoja itu sambil mendekatkan wajahnya.

"Ya! Hentikan, kau membuatnya takut." ujarku.

"Mian, aku cuma bercanda. Nanti tunggu aku di pintu masuk kantin. Arasso?"

"Ne arasso." Yeoja itu mengangguk dan tersenyum tipis.

"Kau tidak mau dibilang Play boy tapi kau seenaknya saja memintanya bertemu di kantin." ujarku saat kami turun dari bus.

"Wae? Kau cemburu. Aku yakin yeoja itu pasti menyukaiku." Sungyeol menatapku dengan wajah cutenya.

"Ania." ujarku dengan gugup dan cepat-cepat pergi meninggalkannya.

"Ya! Myungsoo-ya..." teriaknya. Aish, kenapa aku jadi seperti ini.



>>Sungyeol POV
Ternyata yeoja itu benar-benar menungguku di depan pintu kantin. Padahal awalnya aku hanya bercanda dan ingin menggodanya saja. Wajahnya kelihatan gugup saat bertemu denganku.

"Kau menungguku?" tanyaku. Yeoja itu menatapku bingung. Mungkin dalam hatinya dia bertanya - dia yang memintaku menunggu kenapa dia bertanya lagi.

"Ayo masuk." ajakku, aku menggenggam tangannya masuk ke dalam kantin. Tangannya terasa lembut dan dingin. Yeoja itu terus menerus menundukkan wajahnya.

"Kau ingin makan apa ?" Tanyaku.

"Sesuatu yang hangat." ujarnya.

"Baiklah, bagaimana kalau kita makan ramyun saja?" tawarku.

Dia mengangguk.

Myungsoo datang dan bergabung bersama kami.

"Sungyeol-ah, ini kedua kalinya kau meninggalkanku." protesnya.

Aku hanya tertawa.

"Kau ini seperti aku pergi jauh saja."

"Kau datang?"Myungsoo menyapa Ji Ae. Ji Ae mengangguk lagi.

"Ne." ujarnya.

"Rumahmu dimana?" tanyaku pada Ji Ae.

"Tidak jauh dari halte itu." ujarnya.

"Kau tinggal dengan orangtuamu?" tanyaku lagi.

"Ani. Aku tinggal sendiri." ujarku.

"Oh, geurae. Kalau begitu jika aku mengajakmu keluar tidak akan ada yang marah bukan."

Yeoja itu menatapku.

"Wae?" tanyaku.

"Ania. Tentu saja tidak ada yang marah." ujarnya sambil tersenyum tipis.

"Myungsoo-ya, sepulang sekolah nanti kita mampir ke rumah Ji Ae. Otte?" tanyaku.

"Terserah kau saja." ujar Myungsoo dengan tidak bersemangat.

"Apa kalian tinggal bersama?" tanya Ji Ae.

"Ne, kami sudah bersahabat sejak kelas I SMU." ujarku.

"Kalian terlihat akrab sekali." ujar Ji Ae.

"Geurom, Myungsoo tidak bisa hidup tanpaku." ujarku.

"Mwo? Kau pikir kau itu ibuku ?"

"Ya! Kenapa kau begitu sensitif?" tanyaku.

"Itu hanya perasaanmu saja." ujarnya.

"Ka, mogo." ujarku lalu menyantap mie ramen yang masih panas itu.

"Ini pertama kalinya kami makan dengan seorang yeoja." ujar Myungsoo.

"Ara." ujar Ji Ae.

"Bagaimana kau bisa tau?" tanya Myungsoo takjub.

"Apa kau sering memperhatikanku?" tanyaku sambil tersenyum cute.

"Ya! Hentikan ucapan konyolmu itu." ujar Myungsoo.


>>Myungsoo POV

Aku menatap wajah Ji Ae yang terlihat gugup, tapi wajahnya terlihat ceria. Mungkinkah? Apa dia menyukai Sungyeol? Ania. Itu hanya perasaanku saja kan?

Malamnya sepulang sekolah kami bersama-sama naik bus menuju rumah Ji Ae. Rumah itu terlihat kecil dari luar.

"Kau benar-benar tinggal disini ? " tanya Sungyeol.

"Ne." ujar Ji Ae.

"Wah, kau benar-benar berani." Sungyeol mengangkat jempolnya.

"Bagaimana dengan orang tuamu?" tanyaku.

"Aku hanya memiliki Eomma yang tinggal dengan nae Samchon." ujarku.

Kami masuk ke dalam rumahnya.

"Aku akan membeli makanan dulu. Kalian masuklah." ujar Ji Ae,

"Wah, rumahmu nyaman sekali." Sungyeol langsung berbaring di sofa. Aku duduk di sebelahnya dan memperhatikan  sekelilingku. Oh, apa itu? Mataku tertuju pada foto yang terpajang di meja. Aku langsung mengambilnya. Foto Sungyeol?

"Mwoyeyo?" Sungyeol dengan cepat mengambil foto yang ku pegang.

"Nan? Kenapa fotoku ada disini ?" tanya Sungyeol.

"Molla." ujarku dengan lelah. Hhhhh, dia menyukai Sungyeol?

"Myungsoo-ya, Ji Ae menyukaiku kan? Haha, aku sudah menduganya dari awal." Sungyeol tertawa cerah.

"Mollaso..."

"Ya! Nada bicaramu ketus sekali, sekali-sekali tiru aku, yeoja menyukai namja yang ramah dan suka tersenyum seperti aku."

"Cih, kau terlalu banyak bicara." aku melemparkan bantal  ke wajahnya. Sungyeol tertawa.

"Mianhae, kalian menunggu lama." ujar Ji Ae sambil membawa bungkusan. Ji Ae kaget saat melihat foto itu ada di genggaman Sungyeol.

"Kau mengambil fotoku diam-diam. Wah, ternyata aku ini objek yang bagus." ujar Sungyeol.

"Mianhae, aku tidak bermaksud....." Ji Ae menundukkan wajahnya.

"Gwaenchana. Kau menyukaiku?" tanya  Sungyeol mendekati Ji Ae.

Ji Ae terlihat gugup dan tidak tau ingin menjawab apa. Tapi akhirnya dia mengangguk pelan.

"Geurae, mulai hari kita berpacaran." putus Sungyeol. Aku terkejut mendengarnya.

"Ne ?" tanya Ji Ae yang lebih terkejut dariku.

"Panggil aku Oppa. Arachi?" Sungyeol tersenyum. Ji Ae masih terlihat canggung.

"Gomawo." ujar Ji Ae.

Ige mwoya? Seperti ada yang menusuk-nusuk di jantungku. Neomu apa. Apa karna aku menyukai Ji Ae. Ah, molla.....

to be continued to part II

1 komentar:

  1. ini crita ff myungyeol yaoi ato straight... *sy blm mudeng**mian^^V*

    aku suka pas ad myungyeol momentnya wlau dkit..

    ini myungsoonya suka ma jiae.. jiae bukanya adiknya mreka yg d YAMO ea,,

    lanjutin ea..^^


    suka ff myungyeol.. kunjungi wp aku.. queenloveminho.wordpress.com^^*promosi*

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan coment anda ^^