Sabtu, 11 Juni 2011

Fanfic | Sarangeul Yuji part 1

SARANGEUL YUJI


casting:
¤didi as Kim Yoo Jin
¤Song Joong Ki as Song Joong Ki < Yoo jin's boy friend >
¤Park Ji Yeon as Ji Yeon < Yoo Jin's friend >
¤Yoo Seung Ho as Yoo Seung Ho < Yoo Jin's neighbour >
¤ Kim Heechul as Yoo Jin's old brother


genre: romance

_____
Aku berjalan memasuki kampus dgn santai sambil menenteng kotak bekal di tangan kananku.

"Chagiya....!!!" seru Joong Ki, pacarku. Dia setengah berlari datang ke arahku.

"Oppa.." aku tersenyum menyambutnya. Dia menggenggam tanganku. Erat. Kemudian kami melangkah masuk.

"Aku tadi menjemputmu. Tapi, Heechul Hyung bilang kau berangkat naik bus. Kenapa kau tidak menungguku?" tanyanya.

"Mianhae Oppa, kenapa kau tidak menghubungiku?" tanyaku sambil memandang wajah cutenya yg kadang membuatku tidak bisa tidur.

"Aish, aku lupa membawa ponselku." dia menepuk dahinya.

"Apa oppa lupa makan siang juga?" tanyaku. Dia tersenyum dan pasang tampang polos. Aku mengangkat kotak bekalku. Dia kembali tersenyum lalu menarik tanganku menuju atap kampus. Kami duduk saling berhadapan. Aku menyuapinya sushi ikan salmon buatanku. Oppa kelihatan sangat menikmatinya.

"Aku selalu merepotkanmu. Kau yang selalu mengingatkanku tentang semuanya, tapi sekalipun aku tidak pernah melakukan hal yang membuatmu bahagia." ujarnya.

"Oppa, asalkan kau ada di sampingku saja aku merasa bahagia." ujarku.

"Jinjja?"serunya.
Aku mengangguk meyakinkan. Joong Ki oppa membelai rambutku lembut.

"Ayo Nanti kita pergi nonton." ujarnya.

"Baiklah." ujarku. Aku melirik jam tanganku.

"Oppa aku harus masuk. Oppa juga kan?" ujarku sambil membereskan kotak bekal.

"Ayo." Joong Oppa menggandengku menuruni tangga. Aku merasa nyaman di dekatnya.

____
"Yoo Jin Nuna, kamu dari mana saja?" seru Seung Ho begitu aku masuk ke ruangan kampus.

"Seung Ho-ah, tolong jangan panggil aku Nuna. Umur kita cuma beda 1 bulan." ujarku. Seung Ho tersenyum manis.

"Tapi kenyataannya kau memang lebih tua dariku." ujarnya.

"Mau sushi?" tanyaku supaya dia tidak bawel lagi.

"Sushi?" Seung Ho langsung menarik kotak bekalku dan membukanya. Hanya tinggal 1 potong.

"Omo! Hanya tinggal 1? Tega sekali kau pada Dongsaengmu ini." ujarnya protes. Wajah imutnya itu membuatku merasa sebal. Kutarik hidungnya.

"Kalau mau banyak ya buat sendiri." ujarku menjulurkan lidah lalu duduk di kursiku. Park Ji Yeon, yeoja yang duduk di belakangku tersenyum ramah.

"Yoo Jin-ah, apa kau mau ikut shoping denganku sepulang kuliah?" tanyanya.

"Mianhae, aku ada janji dengan seseorang." ujarku.

"Joong Ki-ssi?" tanyanya. Aku mengangguk.

"Kalian mau kemana? Apa aku boleh ikut?" tanyanya.

"Nonton. Aku akan menanyakannya ke Oppa." ujarku.

"Tolong bujuk dia supaya aku bisa ikut." ujarnya. Aku mengangguk. Aku langsung meng-sms Joong Oppa. Tapi bukankah ponselnya tertinggal? Lebih baik aku bicara secara langsung saja.

____
Akhirnya kami pergi berempat ke bioskop. Aku, oppa , Ji Yeon dan Seung Ho. Ada hal yang membuatku dongkol dan sedikit jealous. Ji Yeon duduk di samping Joong Ki oppa. Sementara aku dan Seung Ho duduk di belakang mereka karna hari ini bioskop sedikit ramai, sulit menemukan empat kursi yang berjejer. Tapi seharusnya akulah yang duduk di samping Joong Oppa, secara dia adalah pacarku. Dan yang membuatku kesal saat Ji Yeon menyuapi popcorn ke mulut Joong Oppa. Aku benar-benar jealous saat itu. Aku tidak lagi fokus pada film yang di putar. Aku hanya sibuk memandangi mereka.

Sewaktu pulang, Ji Yeon maksa minta di antar Joong Oppa. Alasannya karna dia takut naik bus.
"Oppa, tolong antar aku pulang. Aku takut naik bus. Ini sudah malam sekali." pintanya.

"Aku akan pulang dengan Yoo Jin. Lebih baik Seung Ho saja yang mengantarmu." ujar Oppa.

"Aniyo. Aku mau kau yang mengantarnya. Biar Seung Ho yang mengantar Yoo Jin pulang. Bukankah mereka bertetangga?" ujar Ji Yeon. Sepertinya dia tidak menghargai perasaanku.

"Aku sudah berjanji pada Yoo Jin." ujar Joong Ki oppa.

"Tidak apa oppa. Biar aku dengan Seung Ho saja." ujarku sambil berusaha tersenyum.

"Yoo Jin-ah, hari ini dingin sekali. Lebih baik ikut ke mobilku saja." ujar Joong Oppa.

"Aniyo oppa. Aku naik motor dengan Seung Ho saja." ujarku. Ji Yeon langsung naik ke dalam mobil. Seung Ho menstarter motornya.

"Baiklah. Hati-hati." ujarnya sambil melepas topinya dan memakaikannya ke kepalaku.

"Annyeonghi jumuseyo oppa." ujarku. Joong Ki lalu masuk ke dalam mobil dan melaju pergi.

Seung Ho melepas jaketnya dan memberikannya padaku.
"Pakai ini Nuna." ujarnya.

"Seung Ho-ah, tidak usah. Aku tidak apa-apa." tolakku halus. Dia memaksa dan memakaikannya.
"Begini lebih baik. Ayo kita pulang." ujarnya. Motornya melaju kencang. Aku memegang bajunya erat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan coment anda ^^